Kota Pematangsiantar

Kota Pematangsiantar adalah salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara, dan kota terbesar kedua di provinsi tersebut setelah Medan. Karena letak Pematangsiantar yang strategis, ia dilintasi oleh Jalan Raya Lintas Sumatera.

Sejarah Kota Pematangsiantar

Sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Pematangsiantar merupakan daerah kerajaan Siantar. Pematangsiantar yang berkedudukan di pulau Holing dan raja terakhir dari dinasti keturunan marga Damanik yaitu Tuan Sangnawaluh Damanik,

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Siantar

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Siantar akan segera membuka website yang berisi informasi bursa lowongan tenaga kerja. Sebagai bentuk persiapan, Wali Kota Siantar, Hulman Sitorus melalui Kadis Disnaker,

Penertiban Para Pedagang Dan Gepeng

Program penertiban para pedagang dan Gepeng di Kota Pematangsiantar ini menjadi tugas rutin oleh Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan adapun Program kerja yang diutamakan adalah penertiban untuk penataan kota.

Walikota Siantar Sangat Menghargai Pers

Saya sebagai Walikota sangat menghargai Peranan Pers dan LSM, sebagai Pilar demokrasi PERS dan LSM harus mampu menunjukan Independensi dan kenetralan agar proses demokrasi dapat berjalan dengan sebaik mungkin,

Sabtu, 07 Juli 2012

Regina Juara Indonesian Idol 2012

JAKARTA - Seperti diprediksi sejumlah kalangan, Regina Ivanova akhirnya berhasil menyandang predikat Indonesia Idol 2012. Regina menyisihkan Kamasean Mathews atau Sean di Grand Finals Indonesian Idol 2012 Econvention Ancol, Minggu (8/7) dini hari.

"Indonesia memilih, selamat Regina kamu Indonesian Idol 2012," kata Daniel Mananta Host Indonesian Idol saat mengumumkan pemenang Indonesian Idol 2012.

Perolehan voting antara Regina dan Sean sangat ketat. Setiap hari bahkan hampir setiap jam, hasil voting selalu saling susul menyusul. "Perolehan voting sangat dekat antara keduanya," jelas Daniel.

Malam Grand Finals Indonesian Idol 2012 berlangsung sangat meriah. Selain menjadi ajang reunian 12 finalis Indonesian Idol, malam grand finals juga diisi penampilan band legendaris.

Di antaranya Kidnap, Gigi, dan Peterpan. Khusus Peterpan, posisi Ariel diganti Sean dan Regina secara bergantian. Regina menyanyikan lagu "Langit Tak Mendengar" sementara Sean membawakan lagu "Cobalah Mengerti".

Malam Grand Finals juga disaksikan oleh CEO MNC Group, Hary Tanoesedibjo. Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman.

Minggu, 27 Mei 2012

Situs Lama Kaskus (kaskus.us), Situs Baru Kaskus (kaskus.co.id)

Semalam mau buka kaskus tapi gak bisa, padahal mau cari informasi terbaru tentang dunia teknologi, eh gak taunya yang muncul malah pesan error.

Setelah keliling-keliling tanya di dunia maya bersama om Google, sampe pusing tujuh keliling
ternyata dan ternyata mulai tanggal 26 Mei 2012 sampai hari ini 27 Mei 2012
server
kaskus.us mengalami "server down" (gangguan).


Gak tau deh apa penyebabnya. Ternyata kaskus sudah ganti alamat, yang dulunya kaskus.us
kini sudah berganti nama menjadi
kaskus.co.id

Hehe gak tau juga sih kenapa Kaskus berganti alamat, tapi kalau menurut ane agar lebih terkesan produk lokal (website forum Indonesia)
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, 

Nah! sekarang kaskuser sudah tau kan!

Langsung aja deh kunjungi
kaskus.co.id

Jumat, 27 April 2012

Tangani Kasus Ijazah Palsu Hulman Sitorus! Sarbudin Akan Layangkan Surat Kembali ke Mabes Polri

SiantarOnline24Jam -
Mabes Polri diharapkan lebih proaktif menindaklanjuti kasus dugaan ijazah palsu Walikota Siantar, Hulman Sitorus yang diadukan oleh Sarbudin Panjaitan SH MH selaku penasehat hukum dari saksi pelapor, Bona Tua Naipospos. Demikan ditegaskan politis Partai Demokrat Kota Siantar, Rocky Marbun, Kamis (26/4).
“Dalam hal ini saya sudah pernah dipanggil penyidik Polda Sumut dan sudah memberi keterangan sebagai saksi atas dugaan ijazah palsu bapak Hulman itu. Agar persoalan hukumnya jelas, kita berharap kiranya Mabes Polri yang diminta Sarbudin mengambil alih kasusnya dari Polda, menjadi lebih proaktif lagi menindaklanjuti kasusnya,” tandas Rocky Marbun.
Hal itu diutarakannya mengingat sampai sekarang penanganan hukum dugaan ijazah palsu Walikota Pematangsiantar, itu bagaikan ‘tertidur’ di Polda Sumut, seperti senyap ditelan bumi. Sementara, isu miring mulai berkembang di luaran sekan-akan telah ada pihak-pihak yang sudah 86 untuk tidak meributi lagi permasalahnnya.
“Tidak ada itu, kita tetap komit untuk membangun pemerintahan yang bersih dari segala hal yang bersifat melanggar hukum. Karena kita sudah sepakat, menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai Kota Pendidikan. Maka setiap produk pendidikan harus dibenahi, termasuk untuk mendapatkan ijazah harus ditempuh melalui jalur yang benar,” katanya.
Hal senada juga ditegaskan Sarbudin Panjaitan, yang sebelumnya mengaku tetap komit memperjuangkan laporan kliennya, Bona Tua Naipospos. Dalam bulan ini, advokad muda mantan penyidik Polri itu akan kembali menyurati Mabes Polri guna mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan hukum laporan mereka, termasuk agar kasusnya diambil alih dari Polda Sumut.
“Kita akan menyurati kembali Mabes Polri untuk mempertanyakan perkembangan laporan pengaduan kita,” tukas Sarbudin. Seperti diberitakan METROPOLIS sebelumnya, pimpinan gelar perkara Ditreskrimum Polda Sumut atas dugaan ijazah palsu, Hulman Sitorus SE, dilaporkan Sarbudin Panjatain ke Kepala Kepolisian Negera Republik Indonesia (Kapolri) di Jakarta.
Menurut Sarbudin Panjaitan didampingi Marolop Sinaga SH, selaku kuasa hukum Bona Tua (saksi pelapor), laporan itu disampaikan karena gelar perkara yang diksanakan Ditreskrimum Polda Sumut terindikasi tidak objektif dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan.
Dalam lembar copyan surat laporan No. 05/SP/III/2012 tertanggal l3 Maret 2012 yang diterima METROPOLIS, Jumat (9/3) lalu, surat itu langsung ditujukan ke Kapolri di Jakarta. Tembusan disampakan ke Irwasum Mabes Polri, Kabareskrim Mabes Polri, Kadiv Propam Mabes Polri, Kadiv Binkum Mabes Polri, Kapolda Sumut. Surat laporan itu ditandatangani Sarbudin Panjaitan SH MH, Marolop Sinaga SH dan Miduk Panjaitan SH.
Dijelaskan, gelar perkara yang dilaksanakan di Mapolda Sumut sepekan lalu, sangat tidak objektif dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan. Untuk itu, mereka meminta agar kasusnya diambil alih oleh Bareskrim Mabes Polri, selanjutnya meneruskan penyidikan hinga penyerahan berkas perkara ke jaksa penuntut umum (JPU).
Desakan kasus ini diambil alih Mabes Polri, kata mantan penyidik Poliri itu, karena setelah gelar perkara dilakukan, harapan agar kasusnya dilanjutkan ke tahap penyidikan serasa kandas. Apalagi setelah Kasubbid PengelolaInformasi dan Dokumentsi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada pers menjelaskan, kasus dugaan ijazah palsu Hulman Sitorus tak bisa ditingkatkan ke penyidikan dan kasus tersebut tidak memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Padahal saat gelar perkara, Hulman Sitorus selaku pihak yang dilaporkan tidak hadir di Polda Sumut. Kehadirannnya diwakilkan kepada pejabat Pemko Pematangsiantar, yaitu Asisten III, Kadis Pendidikan dan Kabag Humas Protokoler, Daniel Siregar.
“Pidana tidak boleh diwakilkan, tapi kenapa pihak Polda berani menyimpulkan hasil gelar perkara itu dengan menyatakan kepada pers, bahwa kasusnya tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan?” ujar Sarbudin.
Padahal katanya, pada saat  gelar perkara dilakukan, pihak saksi pelapor kembali menambah bukti baru. Dengan bukti-bukti yang diserahkan, secara unsur pemenuhan adanya perbuatan pidana,  sudah sangat cukup untuk meneruskan kasusnya dan menjadikan terlapor sebagai tersangka.
Surat bukti tambahan yang diserahkan Bona Tua selaku pelapor, katanya, adalah surat keterangan No.314/105.4/SMP.01/KN/2010 tangal 18 Juni 2010 yang diteken Kepala SMP Negeri 1 Pematangsiantar, Panahatan Hutapea SPd.
Isinya menerangkan kalau Hulman Sitorus pernah duduk di SMP Negeri I Pematangsiantar pada Kelas 1D catur wulan ke III, nilainya tidak ada tertera.
Dengan adanya bukti baru saat gelar perkara,  seharusnya kata Marolop Sinaga, penyidik melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Hulman Sitorus dengan mempertanyakan alat bukti keterangan tersebut.
“Seharusnya penyidik mencari alat bukti lain, serta memanggil ahli dari Kementerian Pendidikan Nasional untuk minta pendapat bagaimana jenjang proses belajar SMP hingga siswa dapat dapat dinyatakan lulus dan memperoleh ijazah di tahun 70-an,” katanya.
Selain itu, dalam gelar perkara itu terungkap kalau ijazah Hulman Sitorus hanya lembaran ijazah tanpa daftar nilai. Kejanggalan lainnya, ketika memeriksa Hulman, dinyatakan kalau Hulman pernah sekolah di SMP Negeri 1 Pematangsiantar kelas 1 dan kelas 2.
Karena itu tejadi perbedaan antara keterangan Hulman dan penyidik Polda dengan surat Keterangan Kepala SMP Negeri 1 Pematangsiantar tersebut di atas. “Kita tidak tahu dimana Hulman sebenarnya kelas dua SMP.Agar semua jelas, maka kita meminta agar kasusnya diambil alih Mabes Polri,” jelasnya.

Kamis, 26 April 2012

Celana Dalam Vicky Shu Jadi Tontonan Pengunjung dalam rangka HUT Ke-141 Kota Pematangsiantar

Siantar - Peringatan hari jadi ke -141 kota P. Siantar yuang jatuh pada  Selasa (24/4) menuai berbagi kecaman dan protes dari kalangan masyarakat Siantar. Selain  dinilai tak perka terhadapkondisi sosialmasyarakat kota siantar saat ini, pemerintah kota siantar juga dituding telah merusak nilai nilai dan tatanan budaya  di kota siantar.

Pada acara puncak perayan HUT kota Siantar yang berlangsung di Lapangan H. Adam Malik , Pematang Siantar,  Walikota  P. Siantar Hulman Sitorus SE  dan wakil walikota  Drs . Koni Ismail   sebagai pemerintah kota tidak  menyampaikan kata sambutan . Sementa kesempatan untuk menyampaikan kata sambutan diguinakannya untuk bernyanyi dan berjoget, Hal yang sama juga dilakukan oleh wakil walikota .

Beberapa warga masyarakat Kota Siantar yang datang ke perhelatan ini menggerutu, sebab  Walikota dan wakil walikota yang tak berlatar belakang suku Simalungun tak sedikitpun menampilkan Simbol  maupun logo yang menampilkan  icon Simalungun  terlihat di  panggung. Bahkan Lambang Pemko Siantar yang katanya Sapangambei Manoktok Hitei pun tak ada terlihat.


Anehnya Acara ini malah digunagan sebagai ajang promosi produk Rokok.Pada latar belakang pangg.ung terlihat gambar siluet   lima  orang yang saling berangkulan, Lambang sebuah produk rokok Istilah pasaran    yang sering digunakan untuk gambar tersebut “ Lima Jahanam”


Sementara penampilan Artis ibu kota yang hadir di acara tersebut juga dinilai tidak menjunjung nilai-nilai budaya dan moral. Dimana dalam penampilannya Artis yang tampil menunjukkan sikap seronok ,padfahal dibarisan depan tepatnya dibalik pagar panggung berjejer anak anak  usia sekolah yang  menyaksikan.


Bahkan pakaian dalam Artis yang tampil dipanggung  terlihat dari  barisan penonton anak. Hal tersebut menjadi tontonan yang  begitu  menarik perhatian anak –anak , Beberapa anak pun saling berbisik dengan temannya membicarakan  penampilan artis penghibur tersebut.


Hal ini selanjutnya menuai kekecewaan sebahagian  kalangan masyarakat terhadap pemko siantar.
Armaya Siregar, Ketua Dewan Pendidikan Kota Siantar menilai Hal tyersebut sangatlah tidak layak di pertontonkan di depan publik. Ditambah lagi banyaknya anak anak yang datang menyaksikan  acara tersebut. Armaya berharap agar hal tersebut tak lagi terulang di kemudian hari. Ditambahkan Armaya Perayaan HUT Siantar  tersebut malah mengganggu anak Sekolah yang saat ini sedang mengikuti UN. Dikatakan Armaya seharusnya perayaan tersebut dilangsungkan pada malam minggu. Karena menurut penelusurtannya anak sekolah yang Esok harinya  mengikuti UN malah ada yang ikut menonton disana.

Hal senada Juga Disampaikan Muslimin Akbar,  Pengurus Majelis ULama iNdonesia Kecamatan Siantar Sitala Sari  kejadian tersebut sangat manyedihkan, dimana anak anak tersebut tidaklah layak dilihat anak anak, “saya rasa agama mana pun tidak membenarkan hal tersebut, dan ini tidak lagi menjunjung nilai nilai moral dan budaya” tegasnya.
Ditambahkan muslimin MUI siantar Sitalasari dalam hal ini sangat kecewa dan akan membuat satucatatan khusus terhadap Pemko Siantar.

Sementar Pihak Pemko  masih enggan memberi komentar terkait kekecewaan masyarakat tersebut.

Senin, 23 April 2012

Logo Baru Resleting Google Di Ciptakan Oleh Gideon Sunback

Gideon Sundback merupakan insinyur listrik berkebangsaan campuran Amerika Swedia. Gideon Sundback sering dikaitkan dengan prestasinya dalam pengembangan resleting (retsleting / zipper).

Hari ini, Selasa 24 April 2012 merupakan ulang tahun Gideon Sundback yang ke 132. Tanpa jasa beliau, mungkin busana yang kita kenakan tidak akan mempunyai resleting canggih seperti sekarang ini. Karena itu Google memperingatinya dengan memasang resleting pada logo Google.

Bernama lengkap Otto Fredrik Gideon Sundback, beliau lahir di Swedia. Dia adalah anak dari Jonas Otto Magnusson Sundback, seorang petani kaya, sang ibu bernama Kristina Karolina Klasdotter. Setelah menghabiskan masa studinya di Swedia, Sundback pindah ke Jerman, dimana ia belajar di sekolah politeknik di Bingen am Rhein. Pada tahun 1903, Sundback mengambil ujian insinyur nya. Pada tahun 1905, ia pindah ke Amerika Serikat.

Di Amerika, Gideon Sundback mulai bekerja di Westinghouse Electric dan Manufacturing Company di Pittsburgh, Pennsylvania. Setahun kemudian, ia dipekerjakan oleh Universal Fastener Company di Hoboken, New Jersey. Pada tahun 1909, Sundback menikahi Elvira Aronson, putri dari manajer pabrik kelahiran Swedia, selanjutnya Sundback dipromosikan ke posisi kepala desainer di Universal Fastener.

Meskipun bukan pencetus pertama dari resleting, Gideon Sundback telah membuat beberapa kemajuan dalam pengembangan resleting antara 1906 dan 1914. Dia bertanggung jawab untuk meningkatkan “Judson C-curity Fastener“. Saat itu produk perusahaan masih berdasarkan kait dan kancing. Sundback mengembangkan versi perbaikan dari C-curity, yang disebut “Plako”.

Ia meningkatkan jumlah elemen pengancing dari empat per inci sampai sepuluh atau sebelas. Penemuan-nya memiliki dua baris gigi berhadapan yang ditarik ke dalam satu bagian dengan slider, dan meningkatkan pembuka untuk gigi yang dipandu oleh slider.

Di tahun 1914 Sundback mengembangkan sebuah versi baru dengan kode nama “No Hookless 2“, yang merupakan logam resleting modern seperti yang kita kenal sekarang ini. Atas penemuannya ini, beliau dihadiahi paten Amerika Serikat no. 1219881 untuk “Fastener Separable” dikeluarkan pada tahun 1917.

Resleting sendiri dipopulerkan pada tahun 1923 oleh BF Goodrich, setelah dipasang pada produk sepatu boot mereka. Dua puluh tahun kemudian, industri fashion mulai menerapkan penggunaan resleting, tepatnya di masa Perang Dunia II dimana para tentara mulai menggunakan celana panjang dan baju dengan resleting modern.

Senin, 16 April 2012

Melindungi Mobil Pakai Gelembung Raksasa

Surabaya - Untuk para penggila kendaraan, debu ketika memarkir motor atau mobil terlalu lama adalah salah satu hal yang paling mengganggu. Bila biasanya kita hanya menyelubungi tunggangan besi kita dengan tudung atau cover mobil, ada hal yang lebih bagus untuk dilakukan.

Sebab, bila menggunakan tudung, kita tidak bisa menikmati pemandangan seksi dari si kuda besi. Karena itu, ada satu cara untuk mengakalinya, yakni memasukkan mobil atau motor kesayangan kita ke dalam gelembung raksasa ketika membiarkannya terparkir lama.

Salah satu produk yang menyuguhkan hal tersebut adalah Amazon Protection. Pada dasarnya, produk ini menghalngi debu untuk hadir di mobil. Caranya adalah dengan memasukkan kendaraan kita ke gelembung raksasa itu.

Mudah saja, karena karpet di bawahnya sebenarnya bisa dipisah dengan gelembung teransparan diatasnya. Jadi tinggal letakkan kendaraan diatas karpet dan pasangkan tudung transparan diatasnya.

"Setelah itu, nyalakan kipas yang ada di gelembung. Kipas ini berguna untuk membuat sirkulasi udara ke dalam gelembung tanpa membawa debu dari luar," jelas penjaga stand Amazon di Clas Mild Accelera Auto Contest di Surabaya.

Dengan fitur ini, kendaraan kesayangan kita diklaim akan terlindungi dari debu sekaligus membiarkan kita memandanginya dan menjauhkan tangan-tangan jahil yang mungkin saja akan membuat tubuh mobil kita tergores.

Untuk harganya, Amazon membagi gelembung raksasanya dalam tiga kategori yakni motor dengan harga antara Rp 900 ribu sampai Rp 1,1 juta, mobil sedan dengan harga antara Rp 1,95 juta sampai 2,35 juta dan SUV yang dibanderol dengan harga Rp 2,1 juta sampai 2,7 juta.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More